BIG 5 Studio Film Hollywood

Studio film, dalam pengertian sehari-hari, adalah perusahaan yang mendistribusikan film. Namun, secara harfiah, istilah ini merujuk pada lingkungan untuk pembuatan film dengan banyaknya keterlibatan orang-orang dalam satu rumah produksi.

Ada banyak studio film dengan ciri khas filmnya sendiri. Mungkin orang berpikir hanya soal proses shooting, tapi studio film menyimpan, mengerjakan hingga mendiskusikan lebih dari itu semua. Mulai dari logo, opening theme, perubahan jadwal, crew, tim editing, sutradara, dialog, tema film, biaya, sponsor, memilih aktor/aktris yang tepat, menghubungi musisi untuk kontrak soundtrack, bahkan setelah selesai proses shooting, mereka akan melakukan beberapa rapat membahas kesalahan ataupun evaluasi sebelum film benar-benar di lempar ke bioskop.

 

Banyak studio film terbesar di dunia yang sedang berlomba-lomba untuk menciptakan sebuah film dengan kualitas terbaik. Hal ini bertujuan supaya bisa membawa keuntungan yang besar bagi studio film itu sendiri. Mendengar kata Hollywood, yang terbayang pastilah sederet film-film box office yang mendulang pundi-pundi dolar dari seluruh dunia. Tidak salah karena, lingkungan yang berada di kawasan tengah Los Angeles, California tersebut memang terkenal sebagai tempat industri film Amerika Serikat, termasuk beberapa studio bersejarahnya.

 

The Big 5

Untuk pengertian sederhananya, lebih banyak orang pergi ke bioskop setiap tahun. Pengeluaran konsumen untuk film di bioskop naik 30% selama dekade terakhir dan 19% orang di Amerika Serikat mengatakan mereka pergi ke bioskop sekitar sebulan sekali, selama pandemic pun saat orang-orang tidak bisa ke bioskop, studio film tetap memproduksi film-film dan “mengoper” nya ke pasaran online. Pertumbuhan untuk memenuhi permintaan pasar ini dipimpin oleh perusahaan produksi film papan atas di dunia yang berinovasi dengan film memecahkan rekor box office.

 

 

  • Universal PicturesUniversal Pictures menempati urutan nomor 1 dalam daftar perusahaan produksi film teratas di dunia pada tahun 2020 dengan kinerja box-office tertinggi di seluruh dunia tahun ini dengan US$43.913.150.146 yang dihasilkan tahun lalu. Universal Pictures adalah studio film Amerika yang dimiliki oleh Comcast melalui divisi Film dan Hiburan NBCUniversal dari anak perusahaannya yang sepenuhnya dimiliki NBCUniversal.

Universal Pictures adalah studio film tertua yang masih ada di Amerika Serikat. Universal Pictures dianggap sebagai salah satu dari 6 studio film besar. Saat ini berkantor pusat di California, Amerika Serikat, Universal Pictures mengoperasikan beberapa anak perusahaan termasuk DreamWorks Animation, Amblin Partners, dan NBC Universal Entertainment Japan. Selama berdiri studio ini memiliki total 254 film.

 

  • Warner BrosPeringkat nomor 2 dalam daftar 10 perusahaan produksi film teratas di dunia ini adalah Warner Bros, konglomerat media massa dan hiburan multinasional Amerika yang berkantor pusat di kompleks Warner Bros. Studios di Burbank, California, dan sebuah divisi dari AT&T’s WarnerMedia. Tahun lalu, Warner Bros., menghasilkan US$43.895.933.593 per box office — menjadikannya perusahaan produksi film terbesar ke-2 dalam daftar ini berdasarkan kinerja box office. Seorang anggota dari Motion Picture Association, Warner Bros. adalah salah satu dari “Lima Besar” studio film besar Amerika.Studio Film ini memproduksi banyak film besar salah satunya adalah sekuel Harry Potter. Seperti yang terungkap dari makna nama perusahaannya sendiri, studio film ini didirikan oleh Warner bersaudara, di antaranya ada Albert Warner, Harry Warner, Sam Warner, dan Jack Warner. Terhitung sejak tahun 1923, Warner Bros sudah mengganti logonya sebanyak 13 kali. Di setiap filmnya pun Warner Bros kerap mengganti tema-tema kemunculan logonya dengan menyesuaikan nuansa film yang sedang ditayangkan. Misalnya, jika filmnya bernuansa gelap, biasanya kemunculan logo Warner Bros akan dilatari oleh langit yang gelap.

 

  • Columbia PicturesColumbia Pictures merupakan studio film yang didirikan pada tahun 1918. Film yang diciptakannya pun laris manis dipasaran. Columbia Pictures menempati peringkat ke-3 dalam daftar perusahaan produksi film teratas di dunia pada tahun 2020. Columbia Pictures lahir dari studio yang sangat kecil bernama Cohn-Brandt-Cohn (CBC). Studio kecil ini dikenal karena memproduksi film-film pendek dengan harga yang sangat murah.

    Setelah berganti nama menjadi Columbia, studio ini meraih kesuksesan ketika Frank Capra menyutradarai serangkaian film termasuk It Happened One Night (1934), You Can’t Take It With You (1938), dan Mr. Smith Goes to Washington (1939). Columbia juga berhasil di film komedi dengan merilis film yang dibintangi The Three Stooges dan Buster Keaton.

    Columbia Pictures adalah salah satu perusahaan produksi film terbesar di Dunia dan dianggap sebagai anggota dari “Lima Besar” studio film besar Amerika. Columbia Pictures berkantor pusat di Los Angeles, California, Amerika Serikat dan saat ini, telah merilis 245 film yang mencapai angka box office di seluruh dunia sebesar US $41.490.771.945 — menjadikannya salah satu studio film top di dunia.

 

  • Walt Disney Pictures

 

Salah satu studio film dengan taman hiburan paling terkenal di seluruh dunia. Walt Disney Pictures berada di peringkat ke-4 dalam daftar perusahaan produksi film teratas pada tahun 2020 ini dengan total pendapatan box office melebihi US$38.420.360.892. Walt Disney Pictures adalah sebuah studio film Amerika dan anak perusahaan dari The Walt Disney Studios, yang dimiliki oleh The Walt Disney Company. Anak perusahaan produksi film adalah produsen utama film fitur aksi langsung dalam unit Walt Disney Studios dan berbasis di Walt Disney Studios di Burbank, California.

Pada awalnya, studio ini bernama Disney Brothers Cartoon Studio. Setelah kesuksesan besar karakter kartun Mickey Mouse, namanya pun berubah namanya menjadi Walt Disney Pictures. Studio ini mulai merilis film dengan live-action di tahun 1940-an dengan film pertama Treasure Island tahun 1950-an. Belakangan, kerajaan media Disney semakin berkembang termasuk taman hiburannya. Disney memang terkenal karena film keluarga, tetapi pada tahun pada 1980-an dan 1990-an, Disney merilis film yang lebih dewasa di bawah spanduk Touchstone Pictures dan Miramax.

Selain kisah-kisah yang mereka gunakan dengan ahli sebagai bagian dari branding perusahaan, Disney telah menjadi sukses dengan menarik keinginan penonton. Bagi sebagian besar penonton Disney, nostalgia tetap menjadi kekuatan pendorong di balik pendapatan tahunan. Konsumen yang mengalami kekuatan Disney di masa kecil mereka ingin diingatkan tentang perasaan itu. Mereka tidak menginginkan Disney baru; mereka menginginkan Disney yang tumbuh dengan penuh kasih.

 

  • Marvel Studios

Peringkat ke-5 dalam daftar perusahaan produksi film teratas di dunia ini adalah Marvel Studios, sebuah studio film dan televisi Amerika yang merupakan anak perusahaan dari The Walt Disney Studios. Marvel Studios dikenal dengan produksi film Marvel Cinematic Universe, berdasarkan karakter yang muncul dalam publikasi Marvel Comics, seperti Spider-man, Iron-man, dan Hulk. Marvel Studios didirikan pada tahun 1993 dan saat ini telah meraup lebih dari miliaran.

 

Perusahaan ini adalah anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh The Walt Disney Company, dan terutama dikenal karena buku komiknya oleh Marvel Comics, serta terjun ke film, termasuk yang ada di dalam Marvel Cinematic Universe (MCU).

Pada tahun 2009, The Walt Disney Company mengakuisisi Marvel Entertainment senilai US$4 miliar, sejak saat itu menjadi perseroan terbatas (LLC). Untuk tujuan pelaporan keuangan, Marvel terutama dilaporkan sebagai bagian dari segmen Produk Konsumen Disney sejak reorganisasi Marvel Studios dari Marvel Entertainment menjadi Walt Disney Studios.

 

Beberapa studio film ini mampu mencetak film dengan kualitas yang sangat baik. Tak heran apabila studio ini mampu meraup untung yang sangat besar. Studi film yang melibatkan estetika, teknologi, ideologi, dan penonton merupakan studi tentang film sebagai industri yang tetap menjadi pusat dan dasar bagi semua studi sinema lainnya. Hal tersebut dikarenakan, sinema pertama kali diorganisasi sebagai sebuah industri: sebagai sekumpulan bisnis yang mencari untung melalui produksi, distribusi, dan ekshibisi film, baik di bioskop, televisi, video, ataupun melalui metode baru.

Hollywood awalnya adalah sebuah industri: sekumpulan perusahaan yang memaksimalkan keuntungan yang dioperasikan dari kantor pusat studio di Amerika Serikat dan seperti halnya semua industri film, Hollywood juga terdiri dari tiga komponen mendasar yakni, produksi, distribusi, dan ekshibisi film di layar lebar.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.