kecelakaan dalam shooting

Mengerikan 5 Film Dengan Produksi Berbahaya

Mengerikan 5 Film Dengan Produksi Berbahaya – Ada beberapa produksi film dalam sejarah yang dirusak oleh situasi proses shooting yang berbahaya, seperti bencana alam, kesalahan teknis atau binatang buas. Pembuatan film adalah tugas yang sangat sulit, dan sebelum penerapan citra yang dihasilkan komputer, menghidupkan efek tertentu membutuhkan sejumlah risiko.

Tulisan di artikel ini ,berkisah tentang produksi yang terhambat karena kurangnya ke hati-hatian tentang apa yang perli di garapkan oleh tim pembuat film, termasuk kurangnya perhatian umum untuk keselamatan para pemain dan kru.

Bagian lain adalah tentang usaha keras yang akan dilakukan sutradara, dan menempatkan kru mereka, untuk mencapai hasil yang diinginkan pada film, sekalipun punya resiko besar.

5 Film Dengan Produksi Berbahaya

Di balik kemudahan kita untuk menonton film Hollywood, proses produksi dari filmnya terkadang enggak segampang yang kita bayangkan. Sebab, terkadang ada proses produksi dari sebuah film yang sangat berbahaya hingga mempertaruhkan nyawa dari segenap krunya. Bahkan, ada juga proses produksi yang sampai benar-benar menewaskan aktor dan kru dari filmnya.

  • Titanic

Salah satu film paling populer sepanjang masa, sensasi blockbuster James Cameron, Titanic, diputar di bioskop pada 19 Desember 1997, dan itu adalah film termahal yang pernah dibuat pada saat itu, dengan anggaran produksi $200 juta. Tetapi jumlah uang yang gila itu jelas tidak cukup untuk menjamin keselamatan aktris utama sutradara dan sebagian besar krunya (meskipun itu mungkin kesalahan mereka sendiri).

Aktris Kate Winslet benar-benar terkena pneumonia ketika dia memilih untuk tidak mengenakan setelan basah yang direkomendasikan di bawah kostumnya, dan dia hampir tenggelam saat syuting salah satu adegan dalam film tersebut. Yang lebih gila lagi, 50 orang staf dan kru yang mengerjakan film tersebut mengonsumsi clam chowder yang telah dicampur dengan PCP.

  • Noah’pos Ark

Film ini di sutradarai Michael Curtiz. Dalam proses pembuatannya, Curtiz membuatnya senyata mungkin. Sutradara ini berusaha menciptakan banjir besar dengan menciptakan sebuah set berisi 600.000 galon air.

Nahas nya, volume air yang sangat besar tersebut membuat tiga orang kru tenggelam dan satu orang terluka sehingga kakinya harus diamputasi. Sebagian lainnya mengalami patah kaki dan cedera serius. Sebelumnya mereka harus berjam-jam berendam di dalam air yang semakin dingin dengan menggunakan kostum yang cukup berat.

  • Wizard Of Oz (1939)

Film ini juga salah satu yang paling parah. Proses shootingnya kala itu benar-benar termasuk yang penuh kontrofersi. Proses produksi yang semula berjalan baik harus mengalami kendala setelah Buddy Epsen, pemeran Tin Man, memutuskan keluar dari perannya. Penyebabnya adalah dia mengalami gangguan pernapasan yang cukup serius akibat penggunaan cat perak di seluruh tubuhnya. Bahkan pemeran utama wanitanya mengalami pelecehan dengan kru sehingga membuatnya trauma.

  • Waterworld

Produksi film berbahaya juga terjadi saat pengambilan gambar untuk film Waterworld (1995). Pasalnya para kru dan pemain harus beradaptasi dengan laut buatan yang diletakkan di Samudra Pasifik tepatnya di lepas pantai Hawaii. Mereka mengalami mabuk laut, beberapa kali tersengat ubur-ubur bahkan seorang penyelam hampir tewas dalam proses syutingnya. Salah satu kru film ini pun sempat hilang di lautan lepas dan butuh tim pencari khusus untuk menemukannya. Banyak kejadian berbahaya yang terjadi pada hampir semua kru di film ini, yang akhirnya berbuah pahit karena film ini tergolong gagal di pasaran.

  •  Twilight Zone: The Movie (1983)

Film ini masih dianggap sebagai film yang proses pembuatannya menyisakan insiden paling tragis dan mengerikan. Bagi beberapa orang, kecelakaan yang menimpa para pemain bagaikan sebuah mimpi buruk. Selama pembuatan adegan film yang melibatkan sebuah helikopter ini, dua aktor anak-anak, My-ca Dinh Le dan Renee Shin-Yi Chen yang masing-masing berusia 7 dan 6 tahun, tewas seketika bersama aktor Vic Morrow di tempat kejadian. Kepala Morrow dan Le terpenggal baling-baling helikopter dengan tubuh tercabik, sementara Chen tewas tertimpa badan helikopter. Film ini memuncaki kecelakaan proses shooting paling berbahaya sepanjang masa.

 

Hadirnya sebuah film hingga dapat tayang ke hadapan para penonton tak jarang meninggalkan kenangan buruk dalam proses produksinya. Menghabiskan waktu berbulan-bulan di suatu tempat yang kadang belum pernah dikunjungi sebelumnya, uang yang tidak sedikit serta pengambilan adegan yang penuh risiko, adalah pengorbanan-pengorbanan yang dilakukan para pekerja film.

Mereka bekerja keras serta berdedikasi melahirkan sebuah karya yang berkualitas dari segala aspek. Sayangnya beberapa kali mereka malah mengalami nasip naas akibat kecelakaan fatal yang merusak set property sampai melukai atau membunuh para kru nya.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *